Sabtu, 01 Maret 2014

QORI CILIK TERBAIK INDONESIA

Teringat akan sebuah lagu Nasida Ria di album ke 26 , lagu side B.Nomor 5 yang berjudul PENGOBAT HATI, sebuah lagu yang berthemakan tentang Alquran adalah tempat curahan hati bagi orang orang beriman, apapun dan bagaimanapun keadaan yang tengah di alami, hendaklah kembali kepada  Alquran,baik membacanya secara langsung, ataupun hanya mendengarkan nya dengan hati penuh seksama.
Orang orang beriman itu apabila diperdengarkan dan dibacakan ayat ayat Allah, maka gemetarlah hati mereka oleh karena zikir mengingat Allah, seperti pada alunan kalam ilahi yang begitu indah berikut ini yang dibacakan oleh qori cilik terbaik Indonesia yang telah berhasil mengharumkan nama bangsa di kancah dunia internasional, tanpa terasa menetes air mata, setelah  mendengar bacaan alunan  syahdu dari hati seorang anak kecil yang masih bersih dan polos ini.

Inilah sajian indah qori cilik SYAMSURI FIRDAUS yang berasal dari kab.Bima propinsi Nusa Tenggara Barat. Dia adalah QORI TERBAIK 1 pada MTQ NASIONAL ke.24 tahun 2012 di Ambon, Maluku dan juga QORI TERBAIK 1 pada MTQ INTERNASIONAL khusus anak peringkat antar bangsa MABIMS tahun 2012 di Singapura








Shodaqollahul 'azhiim, maha benar Allah dengan segala firmanNya

SYAMSURI FIRDAUS baru berusia 14 tahun, dan masih duduk di kelas 2 MtsN desa Bolo, sebuah desa dipedalaman  Bima, NTB, ayahnya seorang petani sederhana dengan penghasilan sederhana pula. setiap hari dia belajar Alquran, berlatih dan terus berlatih tanpa kenal lelah, dan akhirnya berkat MU'ZIZAT ALQURAN dia beserta keluarganya diberikan oleh Allah sebuah KEMULIAAN yang tiada tara.
 Setelah menjuarai MTQ tingkat Dunia, kini kehidupan Syamsuri dan keluarga jauh lebih baik dan sejahtera,selain mendapatkan beassiswa sampai keperguruan tinggi dari PEMDA setempat, kini Syamsuri sudah banyak dikenal oleh masyarakat luas berkat bacaan tilawahnya yang sangat spektakuler, sampai sampai waktu tilawah final MTQ nasional, para dewan hakim MTQ berlinangan air mata
Aktifitas sehari harinya sekarang begitu padat dengan  jadwal undangan tilawah ke berbagai forum keseluruh pelosok daerah.Indonesia. Syamsuri juga telah tampil memukau di istana negara jakarta dalam peringatan maulid Nabi Muhammad Saw tahun 2013 atas undangan langsung dari bapak presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Syamsuri juga pernah tampil pada acara pembukaan Annual international conference on Islamic Studies AICIS, sebuah konferensi masyarakat akademisi Islam tingkat dunia yang diselenggarakan di hotel Santosa,Senggigi, NTB Indonesia tahun 2013 yang dibuka oleh menteri agama RI, bapak H.Surya Dharma Ali, selain itu Syamsuri juga pernah menghadiri acara Haflah Lailatul Qiroah, persatuan qori dan qoriah seluruh Indonesia di Medan Sumatera Utara, dan masih banyak ratusan undangan lainnya yang sudah di sambanginya.

Syukur kita panjatkan kehadirat Allah swt yang telah menghadirkan seorang anak berbakat hebat buat Indonesia. Semoga keberadaannya dapat menjadi inspirasi dan motivasi serta semangat buat anak anak Indonesia lainnya, khususnya dalam pengembangan dan syiar Al quran di tanah air tercinta ini..amin


 Ingin menghadirkan dan mengundang SYAMSURI FIRDAUS dalam acara penting atau acara keluarga anda, silakan bergabung dengan blog Rumah Qasidah 2 ini, insya Allah acara anda akan menjadi Syahdu dan barokah...alhamdulillah


Ditulis oleh Isya Anshory Harmaj






Senin, 13 Januari 2014

Show Teranyar Nasida Ria







Sumber data : Muhammad Khumaidi [ Humas Nasida Ria Semarang ]

KONTESTAN GRAND FINAL NASIDA RIA Mencari Bintang 2014

Dalam rangka regenerasi keberlangsungan eksistensi group qasidah Nasida Ria di masa mendatang, maka  dari pihak managemen telah mengadakan audisi  pencarian personel baru yang even tersebut diberi nama NASIDA RIA MENCARI BINTANG , setelah diadakan babak penyisihan dalam penyeleksiannnya, kini telah memasuki babak akhir, Grand Final yang di laksanakan pada tanggal 12 januari 2014 di masjid Agung Semarang
Berikut nama pemenang yang terpilih dalam Grand Final tersebut

JUARA 1
Lana Hayatul Muna

JUARA  2
Sri Eny Setyawati

JUARA 3
Maghfiroh








Kenangan NASIDA RIA Tempo Dulu






Sumber data : mas Muhammad Khumaidi, Semarang

Sabtu, 21 September 2013

AUDISI BINTANG QASIDAH NASIDA RIA

BAGI KAWAN KAWAN YANG BERDOMISILI SEKITAR JAWA TENGAH YANG BERMINAT IKUT AUDISI MENJADI VOCALIS NASIDA RIA, AYO BURUAANNN DAFTARKAN DIRI ANDA

Selasa, 27 Agustus 2013

JAWA POS NEW ; NASIDA RIA



Sabtu, 10 Agustus 2013 , 05:34:00

Grup Kasidah Modern Nasida Ria. Foto: Dok Pribadi

Grup Kasidah Modern Nasida Ria. Foto: Dok Pribadi




Legenda kasidah Indonesia layak disandang grup kasidah modern Nasida Ria. Grup musik islami itu didirikan pada 1975, namun hingga kini masih eksis. Lagunya tetap enak didengar dan penggemarnya ada di mana-mana.
KHAFIDLUL ULUM
Perdamaian perdamaian, perdamaian perdamaian, perdamaian perdamaian, perdamaian perdamaian...
Banyak yang cinta damai, tapi perang makin ramai...
Banyak yang cinta damai, tapi perang makin ramai...
Bingung bingung ku memikirnya...
Lagu itu diciptakan sejak 1980-an, namun hingga kini masih sangat populer. Anak-anak hingga kakek-kakek masih senang dengan lagu tersebut. Bahkan, banyak grup kasidah yang membawakan lagu itu saat tampil di panggung. Tentu hal tersebut membuat lagu itu semakin populer.
Selain lagunya yang masih digemari, grup kasidah yang menyanyikan lagu tersebut tetap eksis hingga sekarang, yaitu Nasida Ria, Semarang. Personel mereka juga masih lengkap.
’’Kami tetap kompak hingga sekarang dan akan terus berkarya,’’ ujar Rien Jamain, salah seorang personel Nasida Ria yang termasuk generasi pertama, saat berkunjung ke redaksi Jawa Pos akhir bulan lalu.
Personel grup kasidah itu terdiri atas 10 orang. Semua kompak datang saat diundang tampil dalam grand final Festival Ramadan Jawa Pos. Selain Rien Jamain, ada Mutoharoh, Afuwah, Nadhiroh, Norjannah, Hamidah, Tantowiyah, Romna, Sofiyatun, dan Siti Mukaromah. Mereka datang bersama sang manajer, Coliq Zain. ’’Personel yang datang komplet. Kami senang bisa tampil di Surabaya,’’ jelas Rien.
Menurut dia, walaupun komplet, banyak di antara mereka yang termasuk generasi kedua. Yang tersisa dari generasi pertama hanyalah dirinya dan Mutoharoh.
Ke mana generasi pertama yang lain? Rien menyatakan, setelah menikah, banyak di antara mereka yang ikut suami. Ada yang pindah ke Cilacap, Jepara, dan daerah lain. Karena pindah tempat tinggal, mereka akhirnya tidak bisa ikut latihan lagi.
Namun, ujar Rien, walaupun banyak yang keluar, banyak pula yang bergabung. Buktinya, personel itu masih lengkap sepuluh orang. Para penggemarnya pun tetap setia dan merindukan penampilan mereka. Kerinduan penggemar terlihat saat Nasida Ria tampil dalam grand final Festival Ramadan Jawa Pos di lapangan Makodam V/Brawijaya.
Banyak penonton yang meminta tanda tangan. Kaset mereka yang dijual saat event tersebut pun laris manis. Mereka terlihat mengelu-ngelukan grup musik islami itu. Bahkan, ada penonton dari Tuban hingga Malang yang datang berombongan demi melihat grup musik kesayangannya itu.
Rien mengungkapkan, membuat grup tersebut tetap eksis dan digemari masyarakat tidaklah mudah. Butuh semangat dan perjuangan. Namun, yang paling penting adalah kekompakan anggota kasidah.
Nama Nasida Ria memang pernah tenar, pernah pula meredup. Mereka pun terus menyesuaikan diri dengan perubahan zaman. Kondisi dulu saat grup itu baru berdiri berbeda dengan kondisi sekarang. ’’Kami akan berusaha menyesuaikan diri dengan kondisi,’’ terangnya.
Rien pun menceritakan awal berdirinya Nasida Ria. Menurut dia, Nasida Ria didirikan H M. Zain, seorang dewan hakim musabaqah tilawatil Quran (MTQ), lomba membaca Alquran tingkat nasional. Selain dewan juri lomba tilawah Alquran, Zain senang dengan lagu-lagu islami. Suaranya yang merdu saat membaca Alquran sangat mendukung dirinya dalam menyanyikan lagu islami.
Kecintaan Zain terhadap musik islami tidak hanya dinikmati sendiri. Dia pun berusaha menularkan kepada para santrinya yang belajar di pondok pesantren yang dipimpinnya. Pondok pesantren yang dikelola itu hanya dikhususkan untuk santri perempuan. Selain tartil Alquran, Zain mengajari para santriwati belajar musik islami. Awalnya, para santriwati dilatih bermain terbang atau rebana.
Pelan-pelan mereka dilatih menyanyikan lagu-lagu islami. Jadi, ada yang bermain musik dan ada pula yang menyanyi. Selain rebana, ada yang berlatih keyboard dan gitar. Setelah dilatih, ternyata banyak santriwati yang berbakat bermain musik. Mereka pun semakin senang berlatih musik islami.
Setelah sering berlatih dan semakin mahir, mereka diminta tampil oleh Zain. Misalnya, saat acara halalbihalal, pernikahan, dan tasyakuran. Mereka kemudian diundang untuk tampil di tempat-tempat yang lebih jauh. Setelah banyak orang yang mengenal, mereka pun semakin sering mendapat undangan untuk tampil.
Nama Nasida Ria pun semakin tenar. Selain di daerah asal, Semarang, mereka tampil di luar kota. ’’Daerah di Jawa Tengah kami jelajahi,’’ kata Rien.
Melihat anak didiknya semakin pintar bermain musik, Zain pun memutuskan untuk menamai grup musik itu. Nasida Ria menjadi pilihan. Nasid berarti nyanyian dan ria bermakna gembira. Jadi, artinya, bernyanyi dengan gembira.
Rien mengungkapkan, nama itu sangat cocok karena para personel sangat gembira saat menyanyikan lagu-lagu islami. Mereka lantas mengeluarkan album perdana, yaitu Ala Baladil Mahbub, Negeri Tercinta Indonesia. Album itu terdiri atas 10 lagu. Nama mereka pun semakin tenar dan diundang ke mana-mana. Bahkan, mereka mendapat undangan untuk tampil di Jerman dalam event pameran seni Islam. ’’Kami ke Jerman dua kali,’’ ucapnya.
Setelah sukses dengan album perdana, mereka meluncurkan album kedua, Waiyyak, Kepadamu. Kemudian, keluar album-album lain yang tidak kalah tenar. Yang juga booming adalah album Perdamaian. Nama Nasida Ria pun semakin berkibar. Selain ke Jerman, mereka diundang manggung di Malaysia.
Namun, nama mereka sempat meredup saat H M. Zain sebagai pendiri grup musik itu meninggal pada 2002. Rien menyatakan, dengan meninggalnya sang pendiri, Nasida Ria dikira sudah bubar. Hal itu memengaruhi nama besar mereka. Para anggota pun terpengaruh oleh kematian sang kiai yang selama ini berjasa membesarkan nama grup musik tersebut.
Undangan manggung pun berkurang. Jika biasanya sibuk mendatangi undangan, waktu mereka pun agak longgar. ’’Undangan tetap ada, tapi tidak sebanyak sebelumnya,’’ ujarnya.
Para personel pun tidak mau berlama-lama dengan kesedihan. Mereka ingin tetap mengembangkan grup musik itu. Walaupun undangan manggung berkurang, mereka berusaha bangkit.
Mereka kemudian memanfaatkan sarana yang ada. Salah satunya, melalui internet. Saat itu, kata Rien, Facebook sedang ramai. Dia pun menggunakan media sosial itu untuk memberi tahu para penggemar bahwa Nasida Ria tidak bubar dan tetap eksis.
Mengetahui hal tersebut, para penggemar pun sangat senang. Banyak yang pesan VCD lagu. Lagu-lagu lama pun semakin diminati. Pesanan VCD lagu Nasida Ria cukup banyak. Kemudian, pada 2010, mereka mengeluarkan album baru, Cahaya Ilmu. Itu adalah album ke-34.
Rien mengungkapkan, pihaknya akan terus berkarya. Selama ini, kebanyakan lagu Nasida Ria diciptakan KH Bukhori Masruri, Semarang. Namun, ada pula yang diciptakan seniman musik islami lainnya. Grup musik itu memang harus pintar-pintar menyesuaikan diri dengan zaman karena semakin banyak grup musik yang muncul.
Munculnya grup musik yang lain tidak membuat Nasida Ria takut tersaingi. Mereka malah senang dengan banyaknya grup musik baru yang muncul. ’’Juga banyak lagu kami yang dinyanyikan grup musik sekarang. Kami malah bangga,’’ ucapnya. Hal itu membuat grup tersebut lebih bersemangat berkarya.
Manajer Nasida Ria Coliq Zain menyatakan, grup musik itu sampai sekarang tetap eksis. Sebab, para personel selalu menjaga kekompakan. Setiap ada masalah, mereka selalu duduk bersama menyelesaikannya. Jika ada salah seorang anggota yang terkena musibah, anggota yang lain membantu.
Sampai saat ini, mereka juga rutin bertemu. Setiap Rabu dan Sabtu, mereka berkumpul bersama untuk bermain musik. ’’Ya kadang hanya kumpul-kumpul,’’ katanya.
Coliq tidak menerapkan sistem yang kaku seperti perusahaan. Dalam mengatur Nasida Ria, dia menerapkan sistem kekeluargaan. Jadi, semua dianggap keluarga. Itulah yang menjadikan seluruh anggota selalu senang saat bertemu dan berkumpul. Mereka merasa memiliki grup musik itu. ’’Kami saling terbuka,’’ ucapnya.
Walaupun sudah cukup senior, pihaknya akan terus berinovasi. Berbagai alat musik pun mereka pelajari agar bisa mengikuti perkembangan musik. (*/c5/kim)



http://www.jpnn.com/read/2013/08/10/185519/Pendiri-Tinggal-Dua,-Promosi-Album-Ke-34-lewat-Facebook

Selasa, 18 Juni 2013

Kumpulan ALBUM THE BEST HITS Nasida Ria



Menjelang Ramadhan biasanya lagu lagu religi khususnya lagu qasidah bermunculan di emperan tepi jalan yang di jajakan oleh para pedagang VCD, umumnya yang mereka jual adalah lagu dalam bentuk VCD bajakan yang murah meriah buat konsumen khalayak ramai, menyedihkan memang, dan ITU FAKTA dan REALITA, makanya dari pihak label rekaman sangat hati hati merilis dan melempar album baru ke pasaran, masalahnya begitu hitungan 24 jam dari masa rilis, pasti lagu lagu tersebut sudah diupload dan ''nangkring'' di media media ONLINE, sehingga begitu mudahnya masyarakat mendapatkan lagu baru itu tanpa membeli .Ini memang zaman tehnologi yang ''EDAN''..mau tak mau,suka gak suka dan memang ini situasi yang di buat serba salah.. Secara hukum dan undang undang ini adalah sebuah KEJAHATAN, tapi pihak mana yang bisa memberantas sesuatu yang ''ABSTRAK'' dunia maya , upoladan mp3 lagu lagu baru tadi beribu ribu file jumlahnya dan pihak yang ''BERWAJIB'' muntah kewalahan kalau mau menuntut itu satu persatu...Wallahu a'lam bish showab. Makanya Album terbaru NASIDA RIA vol.35 belum di rilis sampai sekarang hehe.
.Buat  obat kangen para penikmat musik NR admin pilihkan album album TERBAIK seleksi hits lagu lagu lama nasida ria dalam bentuk CD MP3, dan yang admin tampilkan disini hanyalah sebuah Sampel CD





ALBUM KARAOKE LAGU LAGU TERBAIK








Salah satu ALBUM TERBAIK NASIDA RIA

MANUSIA SEUTUHNYA ALBUM KE 17






ALBUM TERBAIK POP QASIDAH






ALBUM TERBAIK
NASIDA RIA LIVE SHOW
Kumpulan video pertunjukan musik live show Nasida Ria di Indonesia








ALBUM SUPER HITS NASIDA RIA









ALBUM IN MEMORIAM-MENGENANG
 WAFATNYA PENDIRI GROUP PUTERI NASIDA RIA SEMARANG 
BAPAK USTADZ H.M ZAIN






Minggu, 16 Juni 2013

Karaokean menyambut bulan Ramadhan

Ramadhan sebentar lagi, bagi umat Islam yang beriman pasti hatinya gembira menyambut bulan penuh ampunan tersebut. Ada sebuah lagu yang amat populer yang sedemikian identik bila kita ingat bulan puasa, lagu lama Nasida Ria yang berjudul YA RAMADHAN yang dalam kesempatan ini admin suguhkan dalam bentuk format MINUS ONE ,format lagu sejenis karaoke, dengan harapan semoga para pencinta lagu ini dapat  bareng bareng melantunkannya  menyambut RAMADHAN TIBA...Cek idot...hehe









Album Ramadhan NASIDA RIA
Vocal : Hajjah Alfiah

يا رمضان يا رمضان جئنا إليك با الغفران

يا رمضان يا رمضان جئنا إليك با الغفران


Itulah bulan puasa..bulan suci Ramadhan
Mari kita lakukan walaupun lapar dan dahaga
Itulah perintah tuhan yang harus kita lakukan
Yang sabar yang taqwa baginya dapat ampunan


يا رمضان يا رمضان جئنا إليك با الغفران

يا رمضان يا رمضان جئنا إليك با الغفران

Jika telah sempurna sebulan lamanya
Tunaikan zakat pada fakir dan miskin
Agar mereka merasa bahagia
Yang sabar yang taqwa baginya dapat ampunan

Sabtu, 15 Juni 2013

Lagu Baru dari Blogger

Alhamdulillah, setelah sekian lama berjibaku di ruang mixing recording, akhirnya lagu baru hasil ciptaan  sang ADMIN Rumah Qasidah terselesaikan juga, walaupun dari segi kualitas tak sekeren kaset  produksi Puspita Record seperti lagu JANGAN MENGELUH DULU [ yang juga ciptaan Admin ], tapi ini sudah memenuhi permintaan teman teman yang meminta saya membuat lagu baru dan di produksi secara massal. Untuk sementara Album yang berbentuk CD ini hanya di bagikan untuk kalangan terbatas saja, mengingat sedang gencarnya PEMBAJAKAN LAGU QASIDAH di dunia maya menjelang bulan RAMADHAN yang sebentar lagi tiba. Buat para kru DINAMIC RECORD yang membantu menyelesaikan album ini, saya ucapkan Jazakallah khoirain jaza.. Dan juga tak lupa buat penyandang dana dari KRU IANZ PRODUCT Management,tanpa tim kerja yang solid dari kalian semua, mungkin album kecil ini tak akan bisa menjadi kenyataan...For All...SALUTTT... and...GANBATTE






KARENA SURGA BEGITU INDAH
Cipt. Isya Anshory Harmaj


Kulihat rumah yang indah 
Begitu mewah dan megah
Bergaya klasik bak istana
Bertembok kokoh berpagar baja
 Pasti penghuninya  merasa bangga
Hidup bergelimang harta
Sungguh karunia tak terhingga
Allah maha kasih padanya

Tapi belum tentu hatinya
Bahagia... oh...Bahagia 
Jika nikmat yang terbentang di hadapannya
Tiada mau dan mampu di syukurinya


Reff

Hidupku yang sederhana
Rumahku yang seadanya
Tak seberuntung seperti mereka
Karena itu................
Hidupku tak boleh salah
Kearah jalan yang salah
Jangan sampai ku terlena
Oleh tipuan surganya dunia

Dengan menjaga Hati dan iman
Aku pasti tak akan kecewa
Dengan janji surganya Allah
Istana yang slalu ku dambakan
Karena SURGA Begitu Indah